Gabung di CYBER NET BALI baru jadi netter sejati
Buktikan diri anda adalah “NETTER SEJATI” dengan bergabung di Cyber NET Bali dan share artikle atau pengalaman anda ke NETTER yang lain…..!
Buktikan diri anda adalah “NETTER SEJATI” dengan bergabung di Cyber NET Bali dan share artikle atau pengalaman anda ke NETTER yang lain…..!
Tumben bisa ngepost di Cyber NET bali, dengan genk2 disini. SALAM….!!!!
Orang Hindu dikenal sebagai orang yang cinta damai, penuh pengertian, jujur, dan penolong. Sifat-sifat ini dipengaruhi oleh ajaran Hindu itu sendiri yang menekankan. kepada konsep ahimsa, prema, shanti, dan satya. Oleh karena itu, di mana pun orang Hindu berada, ia akan selalu membawa kedamaian bagi masyarakat sekitarnya. Bukan hanya itu, makhluk lain seperti binatang dan tetumbuhan pun ikut merasakan kedamaian karena manusia Hindu turut mencurahkan kasihnya kepada alam sekitar dalam konsep-konsep filosofi yang adiluhung: Tri Hita Karana. (more..)
SPECIAL FROM GOGETWEB; para sobat yang mau punya personal web ato blog sendiri, ngapain pake yang gratisan…??? ga profesional donk. Nie tak kasi promosi murah HABIS…..!!! cuma 500rb tiap tahun para sobat sudah bs punya personal web ato blog sendiri dengan type dinamis berbasis CMS dan tentunya dengan nama domain pilihan para sobat (bukan nama domain gratisan lho…) dan hosting di server BAGUSHOSTING.COM. buruan,… promosi untuk 10 pemesan pertama, lebih dr itu berlaku tarif standard. hub. 08124661446 ato email a6smile@gmail.com
Leak merupakan suatu ilmu kuno yang diwariskan oleh leluhur Hindu di Bali. Pada zaman sekarang ini orang bertanya-tanya apa betul leak itu ada?, apa betul leak itu menyakiti? Secara umum leak itu tidak menyakiti, leak itu proses ilmu yang cukup bagus bagi yang berminat.Karena ilmu leak juga mempunyai etika-etika tersendiri.Tidak gampang mempelajari ilmu leak.Dibutuhkan kemampuan yang prima untuk mempelajari ilmu leak.Di masyarakat sering kali leak dicap menyakiti bahkan bisa membunuh manusia, padahal tidak seperti itu.Ilmu leak juga sama dengan ilmu yang lainnya yang terdapat dalam lontar-lontar kuno Bali. (more..)

pasir menjadi mutiara
kupersembahkan tulisan ini untuk istri dan anakku tercinta (Eni & Citra), teman-temanku yang aku kasihi yang tak bisa aku sebutkan satu-persatu. semoga tulisan ini bisa menjadi titik balik kebangkitan kita semua untuk menjadi wang waskita lan legawa.
Pada suatu petang yang sendu seekor anak kerang di dasar laut datang mengadu dan mengaduh kepada ibunya. Sebutir pasir tajam bagai sembilu, memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.
“Anakku,” kata sang ibu sambil mencucurkan air mata, “Tuhan tidak memberikan kepada kita – bangsa kerang – sebuah tangan pun, sehingga ibu tak bias menolongmu. Sakit sekali, ibu tahu anakku. Namun terimalah itu sebagai takdir alam. Jadi, kuatkanlah hatimu, Nak. Jangan lagi terlalu lincah. Kerahkan semangatmu untuk melawan rasa ngilu itu.tegarkan jiwamu untuk menanggung nyeri yang menggigit. balutlah pasir itu dengangetah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat anakku,” bujuk ibunya dengan lembut namun pilu.
Si anak kerang itu pun mencoba menuruti nasihat bundanya. Ada hasilnya memang, namun perih tak alang kepalang. Kadang, di tengah erang kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Namun, tak ada pilihan lain. Ia terus bertahan.dan dengan banyak air mata ia terus tegar, mengukuhkan hati, menguatkan jiwa, berbulan-bulan lamanya. (more..)
Apa yang terjadi jika lelaki dan perempuan yang sedang pacaran berduaan di satu ruangan tertutup, apalagi kalau malam hari dan cuaca cukup dingin.
“Nafsu” keduanya akan terpancing dan Kemungkinan besar akan terjadi perbuatan yang diinginkan tapi dilarang menurut norma agama. Kejadian ini kita sebut saja Cakung (Cuaca Mendukung) atau mestakung (Semesta Mendukung). Beberapa contoh lainnya adalah :
• Kita menuangkan pasir sedikit demi sedikit ke atas lantai pasir akan membentuk suatu bukit pasir kecil. Jika kita terus menuangkan pasir ini makin lama makin membesar dan makin tinggi. Ketika bukit pasir mencapai catu ketinggian tertentu yang kita sebut ketinggian kritis, terjadilah suatu keanehan.
Pada ketinggian kritis ketika kita menjatuhkan beberapa butir pasir terlihat butir-butir pasir ini mengatur dirinya. Ada yang jatuh mengenai bukit pasir, lalu bergulir terus dan berhenti di suatu tempat, ada yang jatuh lalu mendorong butir-butir pasir lain untuk bergulir juga sebelum berhenti pada suatu tempat, ada pula yang hanya bergulir sedikit atau tidak bergulir sama sekali. Setiap butir pasir seolah-olah punya peran masing-masing.
Mereka semua bekerja bersama-sama mempertahankan agar kemiringan bukit pasir tidak berubah. Aneh bukan ? sepertinya pasir ini punya otak untuk menghitung sehingga kemiringan bukit pasir tidak berubah. Dalam pelajaran fisika pengaturan dalam kondisi krisis ini dikenal sebagai fenomena kritis (critical phenomena). (more..)
Ketenaran Facebook memang bukan isapan jempol semata. Terbukti dari keberhasilannya yang membuat perbedaan internet di komputer dan ponsel lepas dari batasnya. Pada agenda Mobile World Congress 2010 yang dilaksanakan di Barcelona, Chamath Palihapitiya, salah satu perwakilan dari Facebook telah mempresentasikan rencana terbaru situs jejaring sosial ternama tersebut, yang mana kini lebih memfokuskan diri di bisnis jejaring sosial berbasis mobile. Memang salah satu faktor keberhasilan Facebook adalah karena mampu merambah pasaran ponsel dan menyebabkan lahirnya berbagai model hp online. (more..)
Hari Raya Saraswati adalah perayaan hari diturunkannya ilmu pengetahuan (vidya) dan Tuhan Yang Maha Esa melalui sinar suci-Nya Dewi Saraswati. Pada hari ini adalah waktu yang sangat baik dan tepat untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dianugrahkan vidya (ilmu pengetahuan) dan kecerdasan, sehingga kita akan terbebas dari avidya (kebodohan) dan menuju ke pencerahan atau kebahagiaan abadi.
Perayaan ini berdasarkan perhitungan wuku dilaksanakan enam bulan sekali, tepatnya pada wuku Watugunung hari Saniscara (Sabtu). Pada tahun 2005 ini jatuh pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2005 Masehi, atau Saniscara Umanis wuku Watugunung,Chandra ke-16 Sasih Kasa tahun 1927 Saka, atau bulan Akhad tanggal 16 pada rasi bintang kumba tahun 2062 Sambat. (more..)
“Alam tak pernah bercanda, alam selalu menunjukkan kebenaran, alam selalu serius, selalu tegas, alam selalu benar, dan kesalahan-kesalahan serta kelalaian-kelalaian yang ada apastilah ulah manusia. Manusia tidak mampu menghargai alam, dia hinakan, dan hanya pada ketepatan kemurnian dan kebenaranlah dia menarik dirinya dan membuka semua rahasianya”
Johan Wolfgang von Goethe